pendahuluan
sedikit demi sedikit, lama - lama jadi habit. ada banyak kebiasaan finansial yang tidak kita sadari itu dapat mempengaruhi kondisi finansial kita. entah itu berdampak buruk, maupun berdampak baik. kali ini saya akan bahas kebiasaan finansial berdampak baik untuk membangun kekayaan.
miliki rencana keuangan
disini kita bisa mulai menyusun anggaran, mulai pencatatan pendapatan dan pengeluaran. menyusun pos - pos pengeluaran untuk kebutuhan. keudian melakukan review dan evaluasi terhadap catatan keuangan kita secara rutin. hal ini diperlukan agar kita dapat melakukan monitoring, dan tetap fokus pada tujuan kita.
menabung dan investasi untuk masa depan
ini adalah kunci kebebasan finansial masa depan. menabung cocok untuk dana darurat atau tujuan jangka pendek, smeentara investasi cocok untuk tujuan jangka panjang. ada beberapa hal yang harus dilakukan sebelum memulai berinvestasi.
tujuan : kita harus menetapkan tujuan investasi kita.
resiko : kenali resiko instrumen investasi dan profile resiko diri sendiri.
waktu : tentukan jangka waktu investasi.
mengelola utang dengan bijak
tujuan mengelola utang adalah menjaga kesehatan finansial, menghindari jeratan utang konsumtif, dan memastikan cicilan tidak melebihi kemammpuan bayar. ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk dapat mengelola utang dengan bijak. lakukan pencatatan seluruh utang, prioritaskan pelunasan, dan memastikan cicilan tidak melebihi 30% dari pendapatan. batasi penggunaan kartu kredit / paylater. siapkan dana darurat.
penuhi kebutuhan, seleksi keinginan
tujuannya adalah untuk efisiensi dalam penggunaan sumber daya, dalam hal ini adalah pendapatan kita. ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menyeleksi mana kebutuhan dan mana keinginan.
untuk menyeleksi keinginan kita bisa gunakan beberapa cara.
- tunda saat ingin beli barang +/- 30 hari : jika setelahnya anda masih merasa butuh dan mampu, baru beli.
- evaluasi dengan pertanyaan "apa saya baik - baik saja tanpa barang ini?" : jika iya berarti keinginan
- cek kondisi keuangan : keinginan hanya boleh dipenuhi jika kebutuhan dan tabungan sudah terpenuhi.
- hindari pembelian implusif : jangan belanja saat emosional untuk menghindari pembelian yang tidak direncanakan.
berbagi bikin happy
kebahagiaan asalnya bukan dari apa yang kita punya saja, tapi ketika bisa berbagi ke orang lain. dengan berbagi kita dapat menciptakan ketenangan jiwa, meningkatkan rasa syukur, mempererat persaudaraan, dan masih banyak lagi.
"sebaik baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya." (H.R.Ahmad)

Komentar
Posting Komentar